Sabtu, 09 Juli 2011

HARDWARE & FUNGSINYA

PERKEMBANGAN HARDWARE KOMPUTER

Menurut Blissmer (1985), komputer adalah alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori.

Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data (proses), dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Data sendiri adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Untuk penjelasan tentang bagaimana suatu data diolah dalam sistem komputer mungkin sudah tidak ada masalah karena sudah dipelajari pada mata kuliah Pengantar Ilmu Komputer dan Komunikasi data pada Semester I dan Semester III namun pada dasarnya data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.

Pengolahan data merupakan suatu proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berati, yaitu berupa suatu informasi. Dengan demikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu, pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih bermakna berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu komputer.



SISTEM KOMPUTER

Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka diperlukan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware.

Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.


PERANGKAT KERAS KOMPUTER

Perangkat Keras Komputer sering disebut Perangkat Hardware yang terdiri dari :

*

Input/Output Device,
*

Storage Device,
*

Monitor/Screen,
*

Casing Unit dan Central Processing Unit (CPU).


Struktur dan Fungsi Komputer :


Fungsi dari masing-masing komponen sebagai berikut :

1. Input Device (Alat Masukan)

Berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer.

2. Output Device (Alat Keluaran)

Berfungsi untuk menampilkan output sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), atau berupa suara.

3. I/O Ports

Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4. CPU (Central Processing Unit)

Merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua fungsi operasional, yaitu :

*

ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan
*

CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.

5. Memori

Memori terbagi dua yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) untuk menyimpan program sementara, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

6. Data Bus

Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena

pada saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus ini.

7. Address Bus

Untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca.

8. Control Bus

Digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan

Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.

INPUT DEVICE

Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program.

OUTPUT DEVICE

Peralatan output dapat berupa :

*

Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.
*

Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
*

Drive device atau driver, digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.

Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm. Sedangkan output bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel, dan speaker. Dan alat output bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.


Printer dan Plotter

Printer dan plotter adalah jenis hard-copy device, karena keluaran hasil proses dicetak di atas kertas. Printer memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas yang dapat digunakan pun beragam. Tetapi, untuk mencetak di atas kertas dengan ukuran yang sangat besar, digunakanlah plotter.

Monitor

Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan.. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi inilah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor.


Infocus

Infocus hampir sama dengan monitor. Fungsinya adalah untuk menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan obyek lain sebagai media penerima pancaran singnal-signal gambar yang dipancarkan.

Media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna putih (terang). Biasanya yang digunakan adalah dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.


CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)

CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486 DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit aritmatika dan logika (ALU). Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat penyimpan yang berukuran kecil yang disebut dengan register.


CU (Control Unit) / Unit Kendali

Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer, membawa data dari alat input ke memori utama, dan mengambil data dari memori utama untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah :

*

Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
*

Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
*

Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
*

Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
*

Menyimpan hasil proses ke memori utama.


ALU (Arithmatic and Logic Unit)

Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

Register

Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. Ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam sistem komputer, antara lain:

1. Register, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses.

2. Main memory, menyimpan instruksi data yang akan diproses serta hasil pengolahan.

3. Secondary storage, untuk menyimpan program dan data secara permanen.

Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai dengan fungsinya. Penjelasan secara garis besar dari masing-masing register :

1. Instruction Register (IR) untuk menyimpan instruksi yang sedang diproses.

2. Program Counter (PC) adalah register yang digunakan untuk menyimpan alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses. Selama pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC diubah menjadi alamat dari memori utama yang berisi instruksi berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di memori utama dapat dengan mudah didapatkan.

3. General purpose register, yaitu register yang mempunyai kegunaan umum yang berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai contoh, register jenis ini digunakan untuk menampung data yang sedang diolah disebut dengan operand register, sedang untuk menampung hasil pengolahan disebut accumulator.

4. Memory data register (MDR) digunakan untuk menampung data atau instruksi hasil pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung data yang akan direkam ke memori utama dari hasil pengolahan oleh CPU.

5. Memory address register (MAR) digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang akan diletakkan.

Sebagai tambahan, beberapa CPU menggunakan suatu cache memory yang mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja dari CPU lebih efisien dan mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache memory, CPU akan menunggu sampai data atau instruksi diterima dari memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke memori utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan.

Array Processor

Bila sejumlah besar dari perhitungan harus dilakukan, maka untuk mempercepat proses biasanya dipergunakan unit tambahan yang disebut dengan array processor atau co-processor. Unit ini terpisah dari unit lainnya yang dapat ditambahkan pada pemroses utamanya. Dengan perkembangan teknologi sekarang, unit pemroses tambahan ini sudah tidak diperlukan lagi karena pemroses mikro yang ada sudah mampu menangani perhitungan dengan kemampuan dan kecepatan yang sangat tinggi. Teknologi pemroses tambahan ini diperlukan untuk komputer-komputer mikro lama, misalnya yang masih menggunakan pemroses utama seri 8088 hingga 80486.


Memory

CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses program. Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Unit ini dapat dibayangkan sebagai sekumpulan kotak-kotak yang masing-masing dapat menyimpan sepenggal informasi baik berupa data maupun instruksi. Tiap-tiap lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address), yaitu berupa nomor yang menunjukkan lokasi tertentu dari kotak memori.


Random Access Memory (RAM)

Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu :

1. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan alat input.

2. Program storage, menyimpan semua instruksi program yang akan diakses.

3. Working storage, menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.

4. Output storage, menampung hasil akhir pengolahan data yang akan ditampilkan

ke alat output. .

Read Only Memory (ROM)

ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del.

Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali. Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena bila terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan. Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

BUS

Hubungan antara CPU dengan memori utama ataupun dengan alat-alat input/output (I/O) dilakukan melalui suatu jalur yang disebut dengan bus. Hubungan antara CPU dengan memori utama melalui jalur bus yang dilekatkan pada MDR, MAR, dan unit kendali dalam CPU. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O tidak dilekatkan langsung ke alat-alat I/O, tetapi dapat dilakukan melalui suatu alat I/O port atau DMA controller atau I/O channel. Bus merupakan suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus, sedang yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus.


PEMROSESAN INSTRUKSI

Jika pemrogram menginginkan CPU untuk mengerjakan sesuatu, maka harus ditulis suatu instruksi yang dapat dipahami oleh CPU. Kumpulan dari instruksi inilah yang disebut dengan program. Program yang akan diproses dan data yang akan diolah oleh CPU harus diletakkan terlebih dahulu di memori utama. Proses ini yang biasa kita lakukan dengan mengetikkan nama program pada prompt DOS, atau meng-klik ikon pada sistem operasi Windows. Instruksi-instruksi yang dapat diproses oleh CPU adalah instruksi-instruksi yang sudah dalam bentuk bahasa mesin.

Tahap pertama dari pemrosesan suatu instruksi oleh CPU disebut dengan instruction fetch, yaitu proses CPU mengambil atau membawa instruksi dari memori utama ke CPU. Tahap selanjutnya (kedua) disebut instruction execute, yaitu proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang sudah diambil dari memori utama dan sudah berada di IR register. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama disebut waktu instruksi (instruction time), dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap kedua disebut waktu eksekusi (execution time). Sedangkan total waktu yang dibutuhkan untuk kedua tahap tersebut dinamakan waktu siklus (cycle time).


MEDIA PENYIMPANAN (MEMORI) EKSTERNAL

Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd. Hampir semua memori eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat, namun makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan.

Setiap memori eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side (pada floppy). Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0 dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran lingkaran konsentris yang disebut track. Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector.


Floppy Disk

Floppy disk drive yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-masing memiliki 2 tipe kapasitas Double Density (DD) dan High Density (HD). Floppy disk 5.25” kapasitasnya adalah 360 Kbytes (untuk DD) dan 1.2 Mbytes (untuk HD). Sedangkan floppy disk 3.5” kapasitasnya 720 Kbytes (untuk DD) dan ntuk HD). Kapasitas yang dapat ditampung oleh floppy disk memang cenderung kecil, apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan penyimpanan data yang makin lama makin besar. Floppy disk hanya dapat menyimpan file teks, karena keterbatasan kapasitas. Walaupun demikian, penulisan pada floppy disk dapat dilakukan berulang-ulang, walaupun memakan waktu yang relatif lama.




Zip Drive

Keterbatasan kapasitas pada floppy disk melahirkan teknologi baru yang disebut dengan Iomega Zip Drive. Perangkat ini terdiri dari floppy drive dan cartridge floppy khusus, yang mampu menampung samapai hampir 100MB data. Jumlah ini jelas memungkinkan untuk menampung file multimedia dan grafik (biasanya berukuran mega bytes), yang sebelumnya tidak mungkin untuk disimpan dalam floppy disk.


Harddisk

Harddisk memiliki komponen – komponen seperti : piringan logan (platter), head, rangakaian elektronik rangkaian penguat, DSP (digital signal precessor), chip memory, konektor, spindle, dan actuator arm motor controller. Kapasitas harddisk bermacam–macam mulai dari ukuran Mbytes sampai dengan Gbytes. Ukuran kapasitas yang sangat besar ini sangat menguntungkan dalam hal penyimpanan data. Seperti halnya floppy disk dan Iomega Zip drive, harddisk juga dapat menangani penulisan berulang kali dengan kecepatan yang relatif jauh lebih cepat dibandingkan dengan floppy disk. Tapi sayangnya, terdapat kendala dalam segi mobilitas, karena untuk memindah - mindahkan harddisk berarti (harddisk tersimpan di dalam CPU).


CD-ROM

Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itu mulai berkembanglah teknologi penyimpanan pada optical disc. CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan degan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa-bawa. Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes. Sehingga media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja, seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya.


DVD (Digital Versatile Disc)

DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s. Semakin besar cache (memori buffer) yang dimiliki DVD-ROM, semakin cepat penyaluran data yang dapat dilakukan.

DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali ataupun lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki 6 macam versi, yaitu :

*

DVD-R for General, hanya sekali penulisan
*

DVD-R for Authoring, hanya sekali penulisan
*

DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali
*

DVD-RW, dapat ditulis berulang kali
*

DVD+RW, dapat ditulis berulang kali
*

DVD+R, hanya sekali penulisan

Baca selengkapnya

Hardware Komputer dan Fungsinya

Hardware atau perangkat keras adalah bagian komputer yang bisa kita lihat wujud fisiknya. Hardware komputer tersusun dari komponen komponen elektronika dan mekanis yang dirakit membentuk modul-modul yang diberi nama sesuai dengan fungsinya.

Macam macam hardware komputer :

1. Mainboard atau Motherboard

motherboard adalah bagian komputer yang paling utama karena berisi sistem BIOS (Basic input output system) , pengatur koneksi input-output(chipset), soket prosessor, soket memory (RAM), soket kartu grafis (VGA card) dan soket kartu tambahan (additional cards seperti PCI, ISA). BIOS adalah bagian utama yang mengatur sistem input output pada komputer. Bagian yang termasuk input seperti : Keyboard dan mouse. Bagian yang termasuk output seperti Monitor dan printer.
Motherboard

Motherboard

Beberapa merk motherboard yang terkenal adalah Asus, Gigabyte, Albatron, Abit, PCchips, ECS, Biostar, dan Jetway. Harga motherboard bervariasi tergantung dari merk dan spesifikasinya.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih motherboard adalah jenis soket prosessor, Frekuensi BUS, Jumlah soket SATA dan PCI, Jumlah soket RAM dan yang paling penting adalah reputasi dan kehandalan dari sebuah merk.

2. Processor (CPU)

Prosessor adalah otak sentral dari sebuah komputer. Prosessor adalah yang mengerjakan semua perintah yang sudah terprogram dan disimpan dalam harddisk. Dalam prosessor dikenal istilah frekuensi clock, yaitu kecepatan sebuah prosessor untuk mengerjakan perintah program dalam satu detik. Satuan frekuensi Clock dinyatakan dalam Herts (Hz).
Chip Processor

Chip Processor

Contoh sebuah prosessor intel pentium 4 dengan frekuensi clock 2 Ghz mampu mengerjakan 2 milyar perintah dalam satu detik. Dalam menyebut sebuah prosessor biasanya sudah termasuk frekuensi clocknya, contoh : intel pentium4 2.0 GHz.

Merk prosessor yang terkenal adalah INTEL dan AMD. INTEL adalah pabrik prosessor besar yang berasal dari California USA. INTEL semakin populer setelah memproduksi prosessor INTEL PENTIUM. Selain INTEL kini ada AMD yang konon lebih bagus dalam mode grafis jadi cocok untuk para Gamer.

3. Harddisk (HDD)

Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik sudah dimatikan. Harddisk berisi sebuah cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Ukuran harddisk dinyatakan dalam Byte (B), contoh: 160GB (160 milyar byte). Harddisk ditemukan pertama kali oleh Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama berukuran 4.4 MB.
Harddisk

Harddisk

Sekarang dikenal dua macam harddisk yaitu ATA dan SATA (Serial ATA). Harddisk ATA mempunyai koneksi 40 pin dan Harddisk SATA hanya mempunyai koneksi 6 pin. Harddisk SATA lebih cepat dari Harddisk ATA, namun jika motherboardnya tidak mendukung koneksi SATA maka kita tidak bisa menggunakan harddisk SATA. Sekarang ukuran Harddisk sudah sangat besar, seperti 500GB, 750GB, dan 1000GB (1 TB – Terra Byte).

Merk Harddisk yang terkenal adalah Seagate, West Digital, Maxtor, Samsung, dll. Harga hardisk tergantung dari kapasitas penyimpanan data sebuah harddisk, makin besar semakin mahal.

4. RAM (Random Access Memory)

RAM adalah unit penyimpan data tidak permanen artinya data dalam RAM akan hilang jika listrik mati. Ukuran data RAM dinyatakan dengan Byte (B) dan kecepatan akses RAM dinyatakan dengan Hertz (Hz). Jadi dalam RAM tidak cuma data saja, namun ada parameter lain yaitu kecepatan RAM. Kecepatan RAM harus sesuai dengan spesifikasi soket RAM pada motherboard. Contoh: RAM 512MB PC667 mempunyai ukuran data 512MB dengan kecepatan akses 667 MHz.
RAM

RAM

Keberadaan RAM dapat diibaratkan dengan meja kerja dan Harddisk diibaratkan dengan lemari arsip. Jika kita akan bekerja, pada awalnya kita ambil berkas dari lemari arsip lalu dipindah ke meja kerja supaya memudahkan dan mempercepat proses pengerjaan. Setelah selesai maka berkas tersebut kita simpan kembali di lemari arsip.

Contoh beberapa merk RAM adalah V-gen , Kingston, Visipro, Ramos, dll.

Generasi RAM dari waktu ke waktu :

* Static RAM (SRAM)
* Non Nolatile RAM (NV-RAM)
* Dynamic RAM (DRAM)
* Syncronous DRAM (SDRAM)
* DDR RAM (Dual data rate RAM)
* DDR II RAM (DDR generasi kedua)
* DDR III RAM (DDR generasi ketiga)

5. Optical drive (CD / DVD)

Optical Drive adalah alat pembaca untuk media penyimpan data berupa disk DVD / CD. DVD/ CD berupa kepingan cakram optik yang berisi data.
DVD RW

DVD RW

Ada dua jenis DVD atau CD :

* DVD atau CD ROM (Read Only Memory) yaitu hanya bisa membaca isi dari disk DVD / CD
* DVD atau CD RAM (Random Access Memory) yaitu bisa membaca ran menulis. DVD atau CD RAM lebih dikenal dengan istilah DVD-RW atau CD-RW (RW = Read Write)

Contoh Merk DVD / CD ROM atau RAM adalah LG, Samsung, Sony, Pioneer, dll.

6. Floppy Disk

Floppy disk adalah media pembaca untuk disket.Ssaat ini mungkin disket sudah tidak populer. Namun diakui atau tidak disket turut memajukan dunia komputer selama beberapa dekade.
Floppy Drive

Floppy Drive

Disket adalah media penyimpan data portabel yang bisa dibawa-bawa. Disket terbuat dari sebuah cakram dari plastik magnetik. Ukuran disket sudah distandarkan, contoh : 1.2M, 1.44M

Dalam struktur drive pada microsoft windows, disket selalu menempati drive terhormat yaitu drive A.

7. VGA CARD (Kartu Grafis)

VGA adalah singkatan dari Video Graphics Array. VGA Card berfungsi mengeluarkan output grafis (gambar) untuk ditampilkan pada monitor. Ukuran VGA Card ditentukan dari ukuran RAM nya, semakin besar RAM sebuah VGA Card maka semakin halus gambar yang dihasilkan.
VGA card

VGA card

Perkembangan VGA Card dari waktu ke waktu :

* VGA Card PCI (Peripheral Component Interconect)
* VGA Card AGP (Accelerator Graphics Processor)
* VGA Card PCI-E (PCI Express)

Merk VGA yang terkenal adalah ATI, NVIDIA, S3, SIS, dan Trident.

8. Sound Card

Sound Card adalah bagian yang mendekode data data digital menjadi sinyal suara. Dengan penemuan soundcard maka perkembangan dunia multimedia pada komputer menjadi makin meluas.
Sound Card

Sound Card

Sound Card yang baik mampu menghasilkan suara dengan sampling yang rapat dan halus sehingga suara yang dihasilkan mendekati suara asli / Hi Fi (Hi Fi = High Fidelity)

Contoh merk soundcard yang terkenal adalah Creative, Ess, Realtek, Cmedia, dll.

9. Keyboard

Keyboard adalah sebuah papan ketik yang berisi semua model huruf, angka, karakter dan tanda baca yang menjadi sarana bagi pengguna komputer dalam memasukkan data ke komputer.
Keyboard

Keyboard

Tombol tombol pada keyboard mengikuti model tombol pada mesin ketik manual. Tombol keyboard yang paling terkenal adalah tombol ENTER, tombol ini adalah tombol untuk memasukkan data setelah diketik.

10. Mouse (Pointing Device)

Mouse adalah sebuah alat pointer untuk mengakses melalui layar monitor.
Mouse

Mouse

Dengan mouse maka penggunaan komputer menjadi lebih interaktif dan Menggambar melalui komputer menjadi semakin mudah.

11. Monitor

Monitor adalah media tampilan gambar haril output dari VGA Cards. Dahulu monitor komputer dimulai dengan monitor tabung hitam-putih, monitor warna CGA, VGA, dan SVGA.
LCD Monitor

LCD Monitor

Kini monitor yang sedang populer adalh monitor LCD. LCD mempunyai beberapa kelebihan, antara lain : tipis, hemat biaya dan tingkat radiasi yang rendah.

12. Printer

Printer adalah alat untuk mencetak hasil kerja dari komputer kedalam media kertas. Printer ada yang menggunakan sistem dot matrik, tinta dan laserjet.
Printer

Printer

Dahulu printer hanya untuk mencetak dokumen, kini printer sudah bisa untuk mencetak foto.

Merk printer yang terkenal adalah HP, Canon, Epson, dll.
Baca selengkapnya

Kamis, 11 Februari 2010

Kumpulan Sms cinta SMS Romantis sms plesetan SMS humor

Mencintaimu adalah keindahan
Dicintaimu adalah kebahagiaan
-------------------------------
Tidurlah tidur sayangku
Kujaga kamu dengan doaku
Kuselimuti kamu dengan cintaku
-------------------------------

when u miss me please call me…
when i miss u , i will miss call u…pelit bgt ga siiii
-------------------------------
I have a pen
my pen is blue
I have a friend
my friend is you…
------------------------------
Luka Pa yG BikIn seneng……….

Luka’ta Gw cantik….
EmaNG..

LuKa..ta gW PiNtEr…
FakTA….

Emanx.. LUka’Wan
PalinG JU2r….

He.H3..H3………
-----------------------------
Selamat malam
Handphone kan kutidurkan
Sebelum terpejam
Beri aku satu kecupan
-----------------------------
Kecupan di pipi,
seperti pesan ringan
yang kau kirimkan
----------------------------
Wanita diciptakn dari rusuk pria,
Bukan dari kepalany untuk mnjadi atasannya
Bukan pula dari kakinya untuk mnjadi alasny.
Melainkan dari sisinya untuk mnjadi teman hidupny
Dekat dg lengannya untuk di lindunginy
dan dekat pula dg hatiny untuk di cintainy,,,
--------------------------
miLikiLah SEbuAh “HATI” yG tidak PerNah MemBenCi, seBuah “SENYUMAN” YanG tiDak perNah PudaR,SebuAh “SENTUHAN” yG tiDAk PeRnah MenYakiTi dan seBuah “PERSAHABATAN” yanG tidAk pRnah BeraKhir.
--------------------------
orang di barat bilang permata itu indah aku diam…..
orang ditimur bilang intan itu indah aku diam
orang diselatan bilang emas itu indah aku diam…..
orang Di barat,timur,selatan semua diam….
saat aku bilang KAMULAH YANG PALING INDAH………
--------------------------------
saat berakhir , tak pernah terpikir olehku …
tak sedikit pun aku bayangkan , kau akan pergi meninggalkan ku sendiri …
begitu sulit aku bayangkan ,
begitu sakit ku rasakan …
kau akan pergi tinggalkan aku sendiri …
akankah kau kembali … ???
-------------------------------
huhu
aku mau makannnnnnnnnnnnn
ingat nasi
aku mau bokerrrrrrrrrr
ingat wc
aku mau tidur
ingat bantallll
cintaaaaaaaaaaa
mereka udah gilaaaaaaaa

(plesetan lagunya maia ahmad)

------------------------------
Kubawakan kamu kembang
kau bilang sayang
Kukirim kamu lagu
kau bilang lalu
Kuberi sepotong coklat
kau bilang dapat
Bila kuberi cinta
kan kau bilang apa
Baca selengkapnya

Senin, 09 November 2009

MEMBATASI MENYEBARLUASNYA VIRUS KOMPUTER DI PERKANTORAN

PENDAHULUAN

Penggunaan komputer di berbagai perkantoran memiliki sistem yang bervariasi, baik jenis, ukuran, jumlah dan arsitektur jaringannya. Ada perkantoran yang cukup dilayani dengan bebarapa buah minikomputer yang berdiri sendiri (Stand Alone) namun ada pula yang membutuhkan jaringan komputer canggih yang mampu mengkoordinasi hubungan antar kantor pusat dengan kantor-kantor cabangnya.
Dalam lingkungan perkantoran komputer banyak manfaatnya mulai dari merancang, mengolah sampai kepada evaluasi suatu pekerjaan memerlukan komputer. Di balik kemudahan dalam mengolah data ada suatu hal yang sangat mengganggu para pemakai komputer, yaitu adanya program perusak yang dikenal dengan nama virus komputer.
Dewasa ini virus komputer telah dirasakan sebagai bahaya serius yang mengancam efisiensi dan efektivitas pendayagunaan komputer didalam lingkungan perkantoran. Dimana di dalam lingkungan perkantoran mengelola sumber-sumber informasi yang sangat penting bagi organisasi yang bersangkutan, dilain pihak lingkungan perkantoran justru menyediakan kondisi-kondisi yang mengundang kehadiran virus komputer, seperti adanya populasi PC yang jumlahnya mencapai puluhan dengan penggunaan sumber daya bersama, hubungan on-line antar komputer melalui LAN, VSAT dan lain sebagainya.
Virus komputer adalah program yang lazimnya berukuran kecil yang menyebar/menjalar dari satu sistem ke sistem yang lain dan akhirnya membuat fungsi komputer tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Virus komputer dapat menyerang dan menempati ruang pada disk. Selain itu ia mampu menggandakan diri. Tugas utamanya melakukan reproduksi dengan cara menduplikasi kode programnya sendiri. Keturunannya disisipkan kepada file-file tertentu. Tidak semua virus komputer berbahaya ada yang dikategorikan jinak yang hanya menampilkan pesan iseng saja. Sejalan dengan perkembangan komputer, viruspun mengalami kemajuan yang cukup berarti.
Dengan semakin majunya perkembangan virus para pemakai komputer supaya berhati-hati dalam mengoperasikan komputer, selain itu pemakai dapat mengantisipasi lebih dini, mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu brainware dituntut harus mengetahui bagaimana caranya menangani menyebarluasnya virus komputer yang saat ini sudah banyak berkembang dan sukar ditanggulangi. Upaya pemeriksaan terhadap sistem komputer perlu dilakukan secara berkala agar sistem tersebut tetap bersih dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Oleh karena itu pembahasan ini meliputi pembahasan mengenai upaya yang ditempuh untuk membatasi menyevarluasnya virus komputer di lingkungan perkantoran, tetapi tidak menutup kemungkinan cara ini dapat diterapkan dilingkungan lain, seperti dirumah-rumah ataupun disekolah-sekolah. selanjutnya membahas hal-hal teknis yang berkaitan dengan penanggulangan virus komputer.


SEJARAH VIRUS KOMPUTER
Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++. Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.
Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan. Pada tahun 2000 banyak sekali muncul virus-virus baru dan dengan segala jenis variannya, sebab banyak sekali para pembuat virus yang menerbitkan virusnya pada tepat tahun 2000 sejalan dengan munculnya istilah “milleneium bug”. Sampai saat ini para pembuat virus masih aktif membuat virus-virus baru dengan segala jenis variannya.

PENGERTIAN VIRUS KOMPUTER
Virus komputer tak asing lagi bagi kalangan pengguna komputer saat ini. Pada tahun 1988, muncul artikel-artikel di media massa yang dengan gencar memberitakan mengenai ancaman baru bagi para pemakai komputer yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘virus komputer’.
Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya. Virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacam-macam, tetapi umumnya para pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan semata. Tetapi apabila seseorang membuat virus dengan tujuan merusak maka tentu saja akan mengacaukan komputer yang ditularinya.

PENYUSUPAN VIRUS KE DALAM SISTEM KOMPUTER PERKANTORAN
Habitat yang disenangi virus adalah jenis komputer yang mempunyai populasi besar, komputer yang bisa di program, dan komputer yang dipakai secara bersama. Kemampuan utama virus adalah penyusupannya yang tidak kasat dimata. Virus dapat masuk kedalam sistem komputer perkantoran melalui sumber-sumber berikut :

a. Berhubungan dengan sistem yang tertulari.
Setiap disket/flash disk yang digunakan pada sistem yang tertular virus, maka disket/flash disk tersebut akan tertular. Ada sebuah software house yang memperbaharui pemasangan komunikasinya. Selama proses pemasangan virus akan menumpangkan dirinya pada program yang dipasang, kemudian program tersebut digunakan untuk dipasang pelanggan lainnya. Jika virus tersebut tidak dapat dideteksi akan mengakibatkan software house tersebut menulari yang lain.

b. Software bajakan.
Kita tahu bahwa software bajakan merupakan software yang tidak sah. Kegiatan ini melanggar hukum dan dapat dituntut. Pengguna software bajakan akan menimbulkan resiko baru karena software tersebut telah dicemari program virus yang akan mengubah atau melakukan kegiatan yang sifatnya menghancurkan.

c. Penularan oleh pemilik software
Program virus yang mencemari software terjadi saat pengembangan laboratorium. Program virus tersebut kemudian dimasukkan ke dalam disk sebagai produk akhir meskipun disk tersebut masih terbungkus dengan rapi, tetap saja disk itu telah tercemari oleh virus.

d. Menggunakan software yang didistribusi melalui jaringan.
Software yang didistribusi melalui jaringan baik yang freeware, shareware maupun software games dari internet ternyata menjadi sasaran virus. Cara ini digunakan virus untuk menyebarkan dan mengembangbiakkan dirinya.

CIRI-CIRI KERJA VIRUS KOMPUTER.
Setelah virus berhasil menyusup ke sistem komputer, virus akan menulari dirinya sendiri sehingga program yang ditumpanginya semakin membengkak, waktu eksekusinya lebih lama, terjadi hang, memori cepat penuh, pesan error “out of memory” atau “program too big fit in memory” akan sering muncul.
Adapun ciri-ciri kerja virus komputer yang dapat diketahui adalah :
1. Merusak/modifikasi file-file tertentu (terutama .com dan .exe)
2. Membelokkan prosedur kerja normal program/media yang ditumpangi sebelum dikembalikan ke fungsi normalnya.
3. Program/media yang ditumpangi virus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menulari program/media lain setelah digunakan.
4. Virus umumnya mengubah program/media hanya sekali, tetapi ada juga menulari program/media yang sama berulang-ulang sehingga komputer hang.
5. Setiap program/media tertentu bisa dibuat kebal terhadap virus tertentu dengan cara menyisipkan kode ID atau assembly kecil yang dirancang untuk menipu virus, seolah-olah program/media tersebut terinfeksi atau mendeteksi adanya operasi yang tidak diinginkan.
6. Program virus dapat mengubah dirinya sendiri sehingga gagal terdeteksi oleh sofware antivirus maupun pelacakan secara manual.

KEMAMPUAN DASAR VIRUS KOMPUTER
Definisi umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :

1. Kemampuan untuk memperbanyak diri
Yakni kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah penyebarannya semakin luas.
2. Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Yakni kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan cara-cara berikut :
a. Menghadang keluaran ke layar selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.
b. Program virus ditempatkan diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)
c. Ukuran virus dibuat sekecil mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.

3. Kemampuan untuk mengadakan manipulasi
Sebenarnya rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu. Biasanya rutin ini dibuat untuk :
a. Membuat tampilan atau pesan yang menggangu pada layar monitor
b. Mengganti volume label disket
c. Merusak struktur disk, menghapus file-file
d. Mengacaukan kerja alat-alat I/O, seperti keyboard dan printer

4. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Yakni kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan seperti letak boot record asli, letak tabel partisi, letak FAT3, posisi suatu file, dan sebagainya.

5. Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya
Sebelum menyusupi suatu file, virus memeriksa keberadaan dirinya dalam file itu dengan mencari ID (tanda pengenal) dirinya di dalam file itu. File yang belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.


TAHAPAN PERKEMBANGAN VIRUS KOMPUTER
Berikut ini akan dikemukakan 4 tahapan perkembangan virus komputer, yaitu :

TAHAP 1 : Tehnik Reproduksi.
Dalam tahap ini ada dua kategori virus, yaitu virus Boot Sector yang menempati sector logik 0 pada diskette, flash disk maupun hard disk dan virus parasit yang menumpang pada file-file siap jalan (executable). Virus-virus primitif ini umumnya dirancang menggunakan tehnik-tehnik reproduksi untuk berkembang sebanyak-banyaknya tanpa dilengkapi pemicu (modul manipulasi). Kalaupun ada, maka bentuknya bukanlah bom logika yang berbahaya, melainkan hanya berupa tampilan pesan-pesan ataupun sekedar bunyi-bunyian.

TAHAP 2 : Tehnik Penyandian (Encryption)
Tahap ini ditandai dengan munculnya virus-virus yang mampu mengubah dirinya kedalam bentuk sandi sehingga sulit ditelusuri cara kerjanya. Pada mulanya mereka hanya menyertakan rutin pemecah sandi dibagian awal programnya, tetapi saai ini virus-virus telah mampu memiliki tehnik penyandian secara acak, sehingga menghasilkan “kunci” pemecah sandi yang berlainan dan juga keturunan identitas yang berbeda-beda.
Pada tahap ini juga mulai lahir virus “profesional” yang pertama, yaitu cascade (1701/1704) yang di Indonesia populer dengan sebutan virus rontok. Virus ini memiliki modul pengaktifan yang sangat rumit untuk merontokkan karakter-karakter dilayar teks. Standar pengkodean yang diterapkan dalam tehnik pembuatannya memberikan indikasi-indikasi bahwa ia lahir dari tangan yang profesional, dan bukan dari para amatir seperti kebanyakan virus primitif.

TAHAP 3 : Tehnik Kamuflase
Tehnik kamuflase adalah tehnik dimana para pembuat virus harus menempatkan virusnya agar tidak mudah terhapus oleh DOS (Disk Operating System), dan tidak menimbulkan kecurigaan pemakai komputer meskipun diamati secara seksama lewat daftar isi disk (directory). Hal ini berarti virus hanya akan melakukan infeksi terhadap file-file yang mempunyai cukup ruangan sisa untuk tempat persembunyiannya, sedang yang lainnya yaitu mencegah kode-kode virus diamati dan dikenali. Memang, hal ini dapat diatasi dengan melakukan bootstrap melalui disk steril yang terproteksi. Tetapi pengoperasian komputer akan menjadi tidak praktis dan kurang nyaman bagi pemakai.
Contoh penerapan kamuflase yang paling kompleks ditemukan pada virus 666 (Number of the best). Virus siluman (stealth) ini memanfaatkan ruangan sisa pada struktur file DOS (biasanya disebut slack) sehingga tidak menyita ruang tambahan pada disk dan tidak menyebabkan membesarnya ukuran file. Hal ini berarti ia tidak akan melakukan infeksi terhadap file-file yang mempunyai cukup ruangan sisa untuk persembuunyiannya.

TAHAP 4 : Tehnik Pengacakan
Virus ini memiliki rutin yang mampu mengakses secara langsung chip pengendali instrupsi untuk menjalankan berbagai fungsi. Hal ini dimaksudkan untuk mengacaukan alur program manakala dilakukan diassambly, sehingga cara kerjanya tidak mudah ditelusuri. Disamping itu didalam virus itu juga ditemukan adanya bagian-bagian program untuk memodifikasi diri, memperbaiki diri dan melakukan penyandian.

JENIS-JENIS VIRUS KOMPUTER

Ada beberapa jenis virus yang dapat disimpulkan dari berbagai sumber, baik sumber pustaka maupun sumber dari internet.

1. Berdasarkan Tehnik Pembuatannya
Jenis virusnya berdasarkan tehnik pembuatannya adalah sebagai berikut :

► Virus yang Dibuat dengan Compiler
Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah di compile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat. Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows . Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

► Virus Macro
Banyak orang salah kaprah dengan jenis virus ini, mereka menganggap bahwa virus Macro adalah virus yang terdapat pada program Microsoft Word. Memang hampir seluruh virus Macro yang ditemui merupakan virus Microsoft Word. Sebenarnya virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi aplikasi tersebut. Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

► Virus Script/Batch
Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.

2. Berdasarkan Infeksi yang Dilakukan
Jenis virus berdasarkan infeksi yang dilakukan adalah sebagai berikut :

► Virus Boot Sector
Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.

► Virus File
Virus file merupakan virus yang memafaatkan suatu file yang dapat diproses langsung pada editor DOS , seperti file berekstensi COM, EXE, beberapa file overlay, dan file BATCH. Virus umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menyerang di semua file tersebut.
Virus file juga dikelompokkan berdasarkan dapat atau tidaknya tinggal di memory.

► Virus Sistem
Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi SYS, file IBMBIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM.

► Virus Hybrid
Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.


► Virus Registry Windows
Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut.

► Virus Program Aplikasi
Virus ini merupakan virus Macro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan program aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.

3. Berdasarkan Media Penyebarannya

► Penyebaran dengan Media Fisik
Media yang dimaksudkan bisa dengan disket, Flash Disk, CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory), harddisk, dan sebagainya. Untuk CD-ROM, walaupun media ini tidak dapat dibaca tetapi ada kemungkinan suatu CD-ROM mengandung virus tertentu, walaupun kemungkinannya kecil, tetapi seiring dengan berkembangnya alat CD-R/CD-RW yang beredar dipasaran maka kemungkinan adanya virus didalam CD-ROM akan bertambah pula. Untuk saat ini virus jenis ini yang menjadi dominan dari seluruh virus yang ada. Virus ini akan menular pada komputer yang masih belum tertular apabila terjadi pengaksesan pada file/media yang mengandung virus yang diikuti dengan pengaksesan file/media yang masih bersih, dapat juga dengan mengakes file/media yang masih bersih sedangkan di memori komputer terdapat virus yang aktif.

► Penyebaran dengan Media Internet
Akhir-akhir ini virus yang menyebar dengan media internet sudah semakin banyak, virus ini biasanya menyebar lewat e-mail ataupun pada saat kita mendownload suatu file yang mengandung virus.


KERUGIAN YANG DITIMBULKAN VIRUS
Dampak yang dirasakan akibat virus adalah dapat menimbulkan hambatan untuk mencapai target, unjuk kerja sistem tidak dapat dihandalkan, bisa mengancam semua komputer yang ada dan menimbulkan kekurang percayaan kepada komputer. Berikut adalah ancaman virus dan dampak utama suatu serangan virus, yaitu :

1. Menghancurkan keseluruhan
Virus menyerang format disk pada setiap program/media atau data. Kerusakan yang ditimbulkan tidak dapat dipulihkan kembali.

2. Menghancurkan sebagian
Virus menghapus dan memodifikasi bagian tertentu dari disk, mempengaruhi setiap simpanan file dalam bagian tersebut.

3. Menghancurkan dengan menyeleksi
Virus menghapus dan memodifikasi file atau kelompok tertentu.

4. Merusak secara acak
Virus mengubah data pada disk atau memori secara acak selama eksekusi program normal, atau mengubah nilai penekanan tombol (key) atau data dari perlengkapan input/output lainnya.

5. Penjenuhan Jaringan
Virus menggunakan memori komputer atau tempat secara sistematik untuk menghalangi pelaksanaan atau menyebabkan sistem rusak.

6. Mengganggu
Virus memperlihatkan pesan-pesan, mengubah warna tampilan, mengubah nilai penekanan tombol, menghapus karakter yang ditampilkan pada layar.


UPAYA YANG DAPAT DITEMPUH MELINDUNGI KOMPUTER GUNA MEMBATASI MENYEBARLUASNYA VIRUS.
Menghindari virus memang langkah awal yang harus diambil sebelum komputer benar-benar terserang virus, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati. Berikut ini cara-cara menghindari virus yang cukup efisien :

1. Hindari penggunaan media penyimpanan disk yang tidak bisa dipercaya sumbernya.
Jangan sembarangan menggunakan media disk dari orang lain yang tidak terjamin kebersihannya dari virus.

2. Melakukan Write Protect terhadap Disket/Flash Disk USB
Dengan selalu mengunci Write Protect disket maka, kita dapat lebih meminimalkan kemungkinan penularan virus sebab virus tidak bisa menulis pada disket yang telah di-Write Protect.

3. Mematikan AutoRun/Auto Play.
Dengan mematikan autorun tentunya media yang masuk ke komputer berupa Disk yang terinfeksi virus tidak dijalankan langsung autoplay.

4. Menjaga agar sistem Windows Up to date.
Dengan mengupdate secara teratur baik dengan mengaktifkan automatic updates maupun dengan mengecek update terbaru dari situs microsoft ( www.windowsupdate.com ).

5. Gunakan program antivirus.
Dapat mendownload antivirus AVG Antivirus free Edition, PC Media Antivirus, Norman Antivirus, eTrustEZ, McAfee Antivirus, Norton Antivirus dll. Program Antivirus yang out of date tidak akan ada gunanya, maka dari itu updatelah antivirus anda secara teratur selama program tersebut efektif memerangi virus di komputer anda.

6. Gunakan antispyware.
Ancaman komputer anda tidak hanya virus yang mematikan tetapi juga dari spyware yang dapat menulari PC anda dengan mengunjungi situs-situs tertentu (misalnya: situs Dewasa, Situs Cracking, maupun situs Lirik lagu). Beberapa program antispyware yang cukup tangguh untuk digunakan yaitu Spyware Doctor, CA Antispyware 2007, Microsoft antispyware, Ad-Aware SE dll.

7. Melakukan scan virus secara periodik pada hard disk (Scheduler)
Walaupun kita telah menjaga segala kemungkinan dari penyebaran virus, tetapi ada baiknya dilakukan pemeriksaan pada hard disk, sebab mungkin saja terdapat virus baru atau variasi virus yang belum bisa terdeteksi.

8. Menginstal program resident pada komputer (Resident Shield)
Untuk mencegah dan mendeteksi kerja virus kita bisa menggunakan program antivirus yang sifatnya resident, yang dimaksud dengan residen adalah program yang menetap sementara pada memori komputer. Contoh program residen adalah Resident Shield AVG Antivirus free Edition, PC Media Antivirus, Scan McAfee Vshield dan Norton Anti Virus.

9. Mengaktifkan program Shell pada komputer (Shell Extension)
Untuk mencegah dan mendeteksi kerja virus kita bisa menggunakan program antivirus yang aktif pada windows explorer dimana antivirus akan menscan didalam windows explorer context menu.
Contoh program shell adalah Shell Extension AVG Antivirus free Edition.

10. Software yang dipergunakan diperkantoran sebaiknya yang mempunyai lisensi dari perusahaan pembuatnya, dan jumlah salinannya harus sesuai dengan perjanjian yang tertuang dalam licence agreement. Software yang memiliki lisensi tidak diperbolehkan disalin atau diperbanyak diluar perkantoran.

11.Jangan memasukkan shareware, freeware, atau program-program yang belum dipastikan bebas virus didalam directory utama pada hard disk.

12.Di lingkungan LAN, hindari penyimpanan shareware didalam directory bersama pada server yang bisa diakses oleh setiap PC yang tergabung dalam LAN yang bersangkutan.

13. Program yang diambil dari Bulletin Board System (BBS) yang berasal dari klub-klub komputer sebaiknya dievaluasi dan diuji dengan teliti untuk mengetahui adanya kode-kode yang sifatnya menghancurkan.

14. Melakukan scan virus bila E-mail masuk atau keluar (Incoming and Outgoing E-mail Messages Scanner)
Dilakukan untuk mendeteksi adanya virus guna menangani terjadinya menyebarluasnya virus melalui e-mail (Internet), sebab mungkin saja suatu email terinfeksi oleh virus saat masuk maupun keluar. Juga dengan berhenti menggunakan Microsoft Outlook, maka Anda akan selamat dari berbagai virus yang ada. Gunakan software lainnya seperti Eudora (http://www.eudora.com) atau Pegasus Mail (http://www.pmail.com)

15. Segera hapus e-mail yang anda terima bila alamat si pengirim bukan berasal dari kontak anda tanpa harus membukanya. Berhati-hatilah dengan attachment yang ada dalam email tersebut. Jangan mudah mempercayai pesan spam yang meminta anda untuk mengklik link yang disertakan dalam email walaupun pesan tersebut sangat menggoda.

16. Jangan menyimpan file yang dikirimkan lawan bicara anda pada saat chat apabila anda tidak yakin dengan file tersebut. Lakukan interaksi dengan hanya pengguna yang ada didalam daftar kontak anda.

17. Gunakan password yang yang rumit. Program jahat akan memanfaatkan setiap celah keamanan komputer anda. Usahakan password anda terdiri dari perpaduan huruf kapital, huruf kecil, angka maupun tanda baca. Jangan menggunakan password yang mudah ditebak seperti nama pacar, istri, anak, tanggal lahir dan lain sebagainya.

18. Gunakan Firewall. Pada Windows XP SP2 telah include dengan sistem firewall, aktifkan firewall tersebut atau anda juga dapat mencoba program firewall yang lain seperti Zone Alarm. Memang komputer anda akan menjadi sedikit 'rewel' tetapi hal tersebut sebanding dengan keamanan PC anda sendiri.

19. Tingkatkan options security dari browser setiap kali kita merasa memasuki alamat internet yang berbahaya.

20. Buatlah backup bagi file-file penting secara berkala.
Diantara upaya tersebut yang paling penting adalah melakukan backup terhadap file-file penting yang tidak terinfeksi virus secara berkala, dengan memiliki file-file yang sehat nantinya dapat digunakan bila sewaktu-waktu disket/flash disk/harddisk mengalami masalah/rusak akibat serangan virus. Jangan sampai terjadi penyesalan di ujungnya. Data-data/file-file Anda sangat bernilai.

21. Gunakan Deep Freeze. Digunakan apabila pemakai komputer tidak mau dipusingkan oleh permasalahan Virus, atau bila system komputer crash, cukup restart komputer dan semua akan 'fresh' seperti baru (seakan-akan baru habis di install ulang semua).
Dengan melaksanakan langkah-langkah mendasar yang telah diberikan diatas diharapkan dapat mengurangi resiko berhasilnya serangan suatu virus kedalam sistem komputer di lingkungan perkantoran.


HAL-HAL TEKNIS YANG BERKAITAN DENGAN PENANGGULANGAN VIRUS KOMPUTER.
Apabila komputer ataupun disket/flash disk telah terserang virus dan kita masih ingin menggunakannya, maka mau tidak mau kita harus berusaha membasmi virus tersebut. Berikut ini cara-cara untuk membasmi virus :

1. Gunakan program antivirus
Penulis menggunakan AVG Antivirus free Edition, PC Media Antivirus untuk melakukan scanner dikarenakan gratis, dapat di UPDATE serta dilengkapi dengan fasilitas untuk membasmi virus. Bila tidak teratasi dengan antivirus tersebut penulis merestore bahkan bila perlu memformat ulang disk yang terinfeksi virus tersebut.

2. Apabila komputer yang terkena virus tidak dapat ditanggulangi dengan antivirus dapat dilakukan restore sebelum mengambil langkah format ulang sistem.



KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Virus komputer dapat dikatakan sebagai suatu program komputer yang bersifat merusak suatu sistem komputer.

2. Serangan Virus dapat mengganggu efisien dan efektivitas kinerja di lingkungan perkantoran, bahkan dapat merusak sistem komputer yang akhirnya timbul rasa kurang percayaan kepada komputer.

3. Untuk itu pemeriksaan terhadap sistem komputer perlu dilakukan secara berkala agar sistem tersebut dapat terhindar dari virus, disamping itu kita juga harus lebih hati-hati dalam pengoperasian komputer.

4. Dengan semakin mengenal sistem kerja suatu komputer, terutama sistem operasi serta mengetahui virus, maka dengan sendirinya pengetahuan kita untuk mempertahankan komputer dari serangan virus semakin baik sekaligus mendapatkan konsep untuk menangani virus komputer.

5. Mencegah komputer tertular virus jauh lebih baik dari pada terkena virus baru kemudian kita memperbaikinya, sebab lebih menyulitkan dan juga tidak terjamin apakah akan berhasil sepenuhnya.




SARAN
1. Perlu adanya penanganan terpadu dan menyeluruh untuk menangani menyebarluasnya virus komputer di lingkungan perkantoran.

2. Brainware/user harus memiliki pengetahuan bagaimana caranya menangani menyebarluasnya virus komputer yang saat ini sudah banyak berkembang dan sukar ditanggulangi.

3. Penggunaan antivirus yang selalu update untuk menangani menyebarluasnya virus komputer di lingkungan perkantoran.

4. Penginstalan software deep freeze dapat membantu pemakai komputer yang tidak mau dipusingkan oleh permasalahan virus atau crash sistem komputer.


DAFTAR PUSTAKA
1. Colin Haynes, Pedoman proteksi terhadap virus komputer (Pedoman staf EDP), PT. Elexmedia Komputindo, Jakarta, 1992
2. Lukito, Ediman, Membongkar, Memberantas, dan Mencegah Virus, PT. Elexmedia Komputindo, Jakarta, 1996
3. Purcel, Lee, Mary Jane Mara, The ABCs of Java Script, Sybex, San Francisco, 1997.
4. Salim, Hatojo Ir., VIRUS KOMPUTER Teknik Pembuatan dan Langkah-langkah Penanggulangannya, ANDI OFFSET, Yogyakarta, 1991.
5. Wahana Komputer, Mengenal Virus, Penerbit Andi
6. Digibook, Ayo Lindungi Komputer Anda Dari Virus Ganas, ANDI OFFSET, Yogyakarta
7. Pesona Muda – online, Tips Menjaga PC tetap Sehat,
Address : http://www.pesonamuda.com/tekmud/idxnews.php?news_number=53 ; Akses : 28 April 2008.
Baca selengkapnya

Kerangka Pemikiran

Kerangka pemikiran intinya berusaha menjelaskan konstelasi hubungan antar variabel yang akan diteliti. Konstelasi hubungan tersebut idealnya dikuatkan oleh teori atau penelitian sebelumnya. Dalam menyusun kerangka pemikiran, penyajiannya dimulai dari variabel yang mewakili masalah penelitian. Jika hendak diteliti adalah masalah kinerja pegawai dalam hubungannya dengan motivasi dan kompensasi, maka penyajiannya dimulai dari teori kinerja lalu dikaitkan dengan teori motivasi. Keterkaitan dua variabel tersebut sedapat mungkin dilengkapi dengan teori atau penelitian tedahulu yang dilakukan seorang pakar/peneliti atau lebih yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antar keduanya.
Jika konstelasi hubungan antara kinerja dan motivasi sudah terbangun dengan baik, maka tahap selanjutnya adalah merangkai konstelasi hubungan antara kinerja dengan kompensasi, dengan persyaratan teoritis serupa. Artinya, konstelasi hubungan atar keduanya juga harus diperkuat teori atau penelitian terdahulu.
Pada bagian akhir kerangka pemikiran umumnya disajikan konstelasi hubungan antara keseluruhan variabel dilengkapi dengan bagan yang menggambarkan hubungan antar variabel penelitian. Jika akan meneliti pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja pegawai, maka dapat gambarkan secara bagan konstelasi tersebut. Baca selengkapnya

Pengaruh Virus,SPAM dan spyware terhadap kinerja jaringan komputer sebuah kantor

Menyambung (lagi) artikel 10 ide bahan tugas akhir, skripsi atau thesis. Saya coba memberikan gambaran umum tentang ide no. 1 : Seberapa besar virus dapat menghabiskan bandwidth. Saya mengambil contoh kasus ditempat saya bekerja yang memiliki jaringan MAN (beberapa kampus yang tersebar di beberapa tempat di dalam kota dan luar kota) , lebar pita jaringan internet/intranet mencapai lebih dari 11Mbps, dan lebih dari 1000 komputer PC (perkiraan kasar) tersambung, dan sekitar lebih dari 100 notebook yang aktif terkoneksi melalui layanan hotspot. Besarnya jaringan yang dimiliki, proses pemantauan jaringan pun akan lebih sulit. Salah satu yang paling penting adalah permasalahan virus, spam, spyware dll yang biasa mengganggu kinerja jaringan. Sebenarnya jika kita dapat melakukan penelitian dan menghitung data dari pengguna komputer, seberapa banyakkah komputer yang terkena virus? apakah pengaruhnya dapa membuat jaringan lebih lambat atau tidak? tentunya dengan jumlah responder yang besar, pengaruh tersebut pastinya akan terlihat.
Ide penelitian mengenai pengaruh virus di jaringan ini sudah lama difikirkan oleh saya, sewaktu Unpad masih memiliki bandwidth sekitar 2mbps. Dengan bandwidth sebesar itu harus dibagi kebeberapa kampus yang tersebar. Sumber daya manusia (SDM) yang memanfaatkan jaringan komputer baik intranet maupun internet terus meningkat, namun sayangnya peningkatan ini tidak diimbangi oleh pengetahuan para pengguna komputer untuk lebih berhati-hati dari serangan virus dan penyusup lainnya yang mengganggu.
Kebetulan tugas saya sebagai staff IT di pusat yang sangat sering berkeliling dan berhubungan dengan para pengguna komputer diseluruh kampus unpad. Perkiraan kasar dari hasil pemantauan saya simpulkan 1 komputer dari 3 komputer di Unpad didiami oleh virus atau jenis2 intruder lainyya yang sebenarnya tidak dikehendaki ada disistem komputer mereka. Dengan perkembangan perangkat mobile storage yang makin murah , penyebaran secara “offline” melalui media usb flash disk sangat cepat menularkan berbagai virus ke komputer lainnya. Selain itu para pengguna tidak menyadari bahwa virus sudah menetap atau tersimpan di sistem komputer mereka dan jumlah komputer yang terinfeksi virus dipastikan akan terus meningkat.
Perlu diketahui bahwa Virus yang saat ini berkembang memiliki kemampuan yang cukup beragam, sebagian besar virus yang beredar saat ini adalah tojan , yaitu virus yang akan bekerja setelah di aktifkan oleh pengguna secara sadar maupun tidak sadar ( ditempelkan di software2 tertentu yang menarik si pengguna). Dari segi resiko bahaya virus memang masih cukup relatif mulai dari hanya sekedar perkenalan malalui popup dan pesan tertulis, melakukan akses keinternet sehingga menambah beban akses, bahken merusak resource atau sistem yang ada di komputer pengguna. Dan yang pastinya virus mengambil sebagian resource memory komputer agar dapat terus bekerja dan bertahan. Salah satu Ciri sebuah komputer bevirus adalah lambatnya kinerja komputer tersebut.
Dari besarnya pengaruh tersebut, akan sangat penting jika sebuah perusahaan yang memanfaatkan jaringan khususnya intranet dan internet dapat mengontrol penyebaran virus ini.
Artikel ini dapat dijadikan sebagai bahan penelitian yang cukup bermanfaat. Dengan beberapa perhitungan matematis dan statistik, akan terlihat patern dari besar kecilnya pengaruh virus terhadap kinerja komputer dan berujung kepada kinerja kantor tersebut secara keseluruhan.
Persiapan Lokasi penelitian

Yang pasti yang harus dipersiapkan adalah tempat/lokasi penelitian, dipertimbangkan lokasi penelitian memiliki jumlah komputer lebih dari 100 buah komputer dengan bandwidth minimum 100 *10kbps atau sekitar 1mbps. Lokasi yang paling tepat adalah instansi pemerintahan atau instansi yang tidak memiliki staff IT yang cukup untuk memantaince jaringan.
Data yang dibutuhkan :
Survey yang dilakukan dengan mendata beberapa hal diantaranya :
1. Spesifikasi komputer : processor, kapasistas harddisk, memory
2. Kinerja komputer : dapat dilihat di task manager (windows based)
3. Jumlah komputer yang terinfeksi virus
4. Kecepatan jaringan (dapat menggunakan perintah ping atau software khusus)
5. Dan beberapa parameter lain.
Dari parameter2 tersebut dapat dihitung :
1. Jumlah komputer berdasarkan spesifikasi hardware
2. Jumlah komputer yang terinfeksi dan tidak terinfeksi virus
3. Jumlah komputer berdasarkan kecepatan akses
4. Jumlah komputer berdasarkan performa system
Perhitungan diatas dapat dikombinasikan satu dengan yang lainnya sehingga dapat mengeluarkan data untuk proses analisa.
Hasil yang terakhir yang dapati disimpulkan adalah :
1. Berapa besar virus mempengaruhi kecepatan akses internet dan intranet
2. Berapa besar virus mempengaruhi kinerja komputer.
Akan lebih bagus jika pendataan ini digabungkan dengan pendataan SDM, sehingga hasil yang diperoleh dapta membantu keputusan sebuah institusi untuk membarikan perhatiannya dalam rangka :
1. Meningkatkan kulaitas SDM dalam melakukan proses bekerja memanfaatkan komputer
2. Merancang sebuah SOP yang baku agar proses kerja memanfaatkan komputer lebih baik dan aman.
3. Meningkatkan keamanan jaringan komputer dan komputer untuk efektifitas dan efesiensi pemanfaatan fasilitas kerja khususnya perangkat komputer.
Baca selengkapnya

KEJAHATAN KOMPUTER

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat yang diberikan-Nya, sehingga tugas Makalah yang berjudul “Kejahatan Komputer” ini dapat saya selesaikan. Makalah ini saya buat sebagai kewajiban untuk memenuhi tugas.
Dalam kesempatan ini, Penulis menghaturkan terima kasih yang dalam kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan ide dan pikiran mereka demi terwujudnya Makalah ini. Akhirnya, saran dan kritik pembaca yang dimaksudkan untuk mewujudkan kesempurnaan Makalah ini penulis sangat hargai.
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 2
BAB I PENDAHULUAN 3
BAB II PEMBAHASAN 4
A. Kejahatan Komputer 4
B. Hacker dan Cracker 6
C. Spyware dan Spam 9
BAB III PENUTUP 8
1. Kesimpulan 11
DAFTAR PUSTAKA 12
BAB I
PENDAHULUAN
Dewasa ini informasi tentang kejahatan pada dunia komputer khususnya jaringan Internet seperti serangan virus, worm, Trojan, Denial of Service (DoS), Web deface, pembajakan software, sampai dengan masalah pencurian kartu kredit semakin sering menghiasi halaman media massa. Kejahatan pada dunia komputer terus meningkat sejalan dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang ini. Tantangan ini sebenarnya memang sudah muncul sejak awal. Kemunculan teknologi komputer hanya bersifat netral. Pengaruh positif dan negatif yang dihasilkan oleh teknologi komputer lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kejahatan Komputer
1. Pengertian Kejahatan Komputer
Kejahatan Komputer adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan memakai komputer sebagai sarana/alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain. Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis utama komputer dan jaringan telekomunikasi ini dalam beberapa literatur dan prakteknya dikelompokkan dalam beberapa bentuk, antara lain:
1. Illegal Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
Dengan sengaja dan tanpa hak melakukan akses secara tidak sah terhadap seluruh atau sebagian sistem komputer, dengan maksud untuk mendapatkan data komputer atau maksud-maksud tidak baik lainnya, atau berkaitan dengan sistem komputer yang dihubungkan dengan sistem komputer lain. Hacking merupakan salah satu dari jenis kejahatan ini yang sangat sering terjadi.
2. Illegal Contents / Konten Tidak Sah
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
3. Data Forgery / Pemalsuan Data
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
4. Spionase Cyber / Mata-mata
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.
Contoh kejahatan computer : Pemalsuan kartu kredit, perjudian melalui komputer, pelanggan terhadap hak cipta, dll.
B. Hacker Dan Cracker
1. Pengertian Hacker
Hacker adalah sekelompok orang yang menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Ada juga yang bilang hacker adalah orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya. Hacker tidak merusak sistem.
Hacker juga mempunyai kode etik antara lain sebagai beikut :
o Mamapu mengakses komputer tanpabatas dan totalitas.
o Tidak percaya pada otoritas artinya memperluas desentralisasi
o Pekerjaan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan
2. Pengertian Cracker
Cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
Ciri-ciri seorang cracker adalah :
o Bisa membuat program C, C++ atau pearl
o Mengetahui tentang TCP/IP
o Menggunakan internet lebih dari 50 jam perbulan
o Mengetahaui sitem operasi UNIX atau VMS
o Mengoleksi sofware atau hardware lama
o Lebih sering menjalankan aksinya pada malam hari kare tidak mudah diketahui orang lain
o dll
Penyebab cracker melakukan penyerangan antara lain :
o Kecewa atau balas dendam
o Petualangan
o Mencari keuntungan
o Dll
3. Perbedaan Hacker dan Craker
a) Hacker
o Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
o Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
o Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
b) Cracker
o Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
o Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
o Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
o Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
C. Spyware Dan Spam
1. Spyware
Spyware adalah Spyware adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari. Jenis spyware sangat banyak, ada yang hanya bertugas merotasi tampilan iklan pada software, ada yang menyadap informasi konfigurasi komputer kita, ada yang menyadap kebiasaan online kita, dan sebagainya. Spyware sebenarnya tidak berbahaya, karena hanya difungsikan untuk memata matai computer seseorang setelah berkunjung. Sayangnya semakin hari semakin berkembang, bahkan spyware sudah dijadikan alat untuk mencari data pribadi pada sebuah computer. Dan diam diam mengunakan koneksi internet anda tanpa diketahui dan computer sudah menjadi mata mata tanpa diketahui pemiliknya.
Ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasi spyware :
o Lakukan windows update secara rutin
o Install anti-spyware seperti ad ware dan selalu update anti-spyware.
o Apabila saat browsing keluar pop-up windows atau iklan jangan diklik tapi langsung tutup saja windows tersebut.
o Hindari mengakses situs-situs yang tidak jelas atau situs-situs crack.
2. Spam
Spam adalah Segala pesan, email atau bahkan komentar yang sama atau sejenis, yang biasanya sering dijadikan berisi pesan promosi; dan disebarkan ke banyak [secara massal], baik secara manual atau menggunakan aplikasi dan tidak diharapkan kehadirannya oleh si penerima atau dibenci karena isinya yang cenderung tidak menarik atau dianggap tidak penting.
Tujuan orang-orang yang tidak kita kenal mengirim spam antara lain :
o Media publiksi dan promosi
o Media penyebaran virus & worm
Dampak dari spam adalah
o Virus trojan menyusup dalam e-mail spam bisa menjadi masalah pada komputer
o Biaya koneksi membengkak akibat spam
o Harddisk jadi cepat penuh karena spam (sampah) yang terpakai
Cara mangatasi spam adalah
o Install anti spam
o Gunakan firewall bawaan OS dan personal firewall
o Gunakan fasilitas mail filtering yang ada di Outlook Express
o Abaikan segala macam e-mail spam dan langsung hapus jika ada subjek yang tidak dikenal.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Berbagai persoalan yang telah penulis sampaikan di atas hanya sekelumit dari berbagai permasalahan tentang kejahatan pada komputer khususnya di era internet. Namun, berbagai teori dan kasus kejahatan yang telah disampaikan di atas setidak tidaknya telah membuka wawasan kita bahwa Internet sebagai sebuah media ternyata tidak dapat “membebaskan diri” dari kejahatan. Dalam perkembangannya saat ini internet malah menjadi media yang sangat efektif bagi perkembangan kejahatan bentuk baru yang dikenal dengan nama cybercrime. Tentu, permasalahan ini haruslah dicarikan solusi, sehingga internet dapat dimanfaatkan secara maximal bagi kehidupan umat manusia. Karena itulah, sistem hukum yang efektif telah menjadi tembok akhir bagi pencari keadilan untuk meminimumkan berbagai kejahatan di Internet. Namun, sistem hukum tidak dapat effektif bekerja bila masyarakat yang dirugikan masih saja menutup diri dalam belenggu bahwa penegakkan hukum akan selalu menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar lagi. Kemajuan teknologi menyebabkan munculnya dampak negatif yang diakibatkan oleh kesalahan pemanfataan dari perkembangan teknologi tersebut. Hal ini tidak dapat dihindari dengan menekan perkembangan teknologi yang terus meninggkat setiap harinya. Internet merupakan jaringan komputer terbesar didunia yang membebaskan setiap orang untuk mengaksesnya. Oleh karena itu kejahatan komputer hanya merupakan kejahatan yang dapat dilakukan oleh setiap orang yang memiliki keahlian dibidang komputer dan keamanan jaringan.
DAFTAR PUSTAKA
http://mazpram.blogspot.com/2008/06/kejahatan-komputer.html
http://fleahlit.web.id/category/programing/java-programing/
http://userstyles.org/styles/site/facebook.com
Baca selengkapnya